Laman

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 30 Oktober 2011

Menghitung Biaya produksi dan Pemasaran Jamur Tiram Segar

Menghitung Biaya produksi dan Pemasaran Jamur Tiram Segar

Dalam budidaya jamur tiram, maka fakto pemasaran dan penentuan harga jual produk menjadi penting untuk diperhatikan. Berapa harga yang harus ditentukan agar kita tidak rugi. Berapa persentase tiap komponen yang perlu diperhitungkan agar layak tidaknya usaha kita dapat diperkirakan. Disini akan kami coba paparkan secara sederhana perhitungan biaya produksi dengan contoh rupiah dan persentase. Contoh rupiah untuk memudahkan. Namun karena harga bahan baku ataupun yang lain serta harga pasar berfluktuasi maka angka persen diharapkan akan mempermudah perhitungan. Angka-angka yang ada akan mudah dikembangkan jika diolah dengan worksheet seperti excel dsb. Komponen yang dilibatkan jug dapat ditambah, persentase dapt diubah dan sebagainya sesuai kondisi yang ada.
Pada tulisan ini dibuat singkat karena terbatasnya ruang. Silahkan dikembangkan sendiri.
Diasumsikan(berdasar hitungan yang dilakukan oleh usaha yang sedang dijalankan) biaya produksi per kg jamur adalah Rp 4.460,-. Perajin/Petani dapat mengambil untung sebesar (60 %) yaitu Rp 2.740,- sehingga harga jual per kg jamur adalah Rp 7.200,- Ingat harga ini adalah harga ditingkat petani atau harga tangan pertama yaitu di tempat panen. Untuk mencapai harga sebenarnya masih banyak yang harus diperhitungkan.
Biaya produksi ditingkat petani (Rp 4.460,-) dihitung berdasarkan biaya tidak tetap (82,20%) dari total biaya produksi dan biaya tetap 13,70%. Biaya tidak tetap mencakup: jerami, bekatul, kapur, pembibitan, polibag, pupuk, kompos dan sebagainya yang umum digunakan. Biaya tetap mencakup depresiasi alat dan kombong serta tenaga kerja. Tenaga kerja dapat dihitung sebagai biaya tetap atau tidak tetap tergantung pelaksanaan di temapt usaha. Pada industry kecil sering masuk biaya tidak tetap karena mereka bekerja sesuai pekerjaan saat proses produksi yang dibayar harian.
Hitung total biaya produksi anda (misal Rp 7.045.200,-), hitung total pendapatan anda yaitu jumlah jamur yang dihasilkan dikalikan harga jual tingkat petani (missal Rp 11.376.000,-), lalu bagilah total biaya produksi dengan total pendapatan jika diperoleh 1: 1,61 (0,62 atau lebih besar dari 0,60) maka usaha anda ini layak untuk dilakukan. Jika kurang harap diperhitungkan kembali beberapa factor biaya dan juga harga jual yang anda tetapkan.
Pada penjualan jamur segar petani dapat menggunakan penjualan sendiri namun cara ini kurang efektif jika hasil cukup banyak dan semakin besar sehingga mau tidak mau kiat menggunakan jasa pedagang grosir atau pedagang eceran dalam bentuk pasar, rook atau supermarket. Tentunya masing-masing tingkat pedagang ingin memperoleh keuntungan. Semakin panjang rantai penjualan sampai ke konsumen maka beda dengan harga jual di tingkat petani akan semakin besar. Biaya yang dikeluarkan harus diperhitungkan pula dengan pajak dan transportasi. Umumnya harga jual ditingkat petani adalah 60% dari harga jual ke konsumen. Artinya harga jual yang kita tetapkan maksimum adalah 60 % dari harga yang berlaku di pasar.
Penambahan biaya sebesar 40 % meliputi: biaya pemasaran sampai ke tingkat pedagang eceran sebesar 8,33% (besar kecilnya ini tergantung daerah dan panjang pendeknya jalur) sehingga harga sampi ke pengecer menajdi Rp 8.100,-. Pengecer harus mengambil untuk untuk penjualananya (biasanya sebesar 20 %, disini dianggap mengambil untung 31,67%) maka harga di tingkat pengecer menjadi Rp 12.000,- per kg. apakah harga ini dapat anda capai. Harga jual ke konsumen sebesar Rp 12.000,- adalah harga perkiraan anda untuk melihat apakah lebih tinggi atau lebih rendah dari harga yang sesungguhnya ada. Agar anda tahu untung tidak usaha yang akan kita lakukan jika menggunakan jasa orang lain (rantai distribusi). Biasanya setiap rantai menentukan biaya sendiri sehingga persentase yang ditulis bukanlah harga mati jadi dapat diubah sesuai dengan situasi di sekitar tempat usaha.
Produk jamur tiran yang dijual di pasar sering telah mengalami proses lebih lanjut missal pengemasan dan pendinginan. Penjualan dengan cara ini jug akan menambah biaya dn harga jualnya. Macam kemasan akan mempengaruhi harga jualnya. Jika produk ini yang anda pakai maka ada penambahan biaya lagi harga ditingkat petani bisa tidak lagi 60% tapi dapat turun sampai menjadi 20% jika produk dikemas dalam kaleng dan sebaginya.
Jadi saat anda menentukan harga jual maka lihat harga jual di tingkat konsumen, kemudian tarik mundur apakah harga yang anda tetapkan dapat bersaing. Jug untuk menentukan harga minimal yang harus anda tetapkan apabila produk anda akan dibeli oleh distributor (apakah anada harus mengantar produk ke distributor atau distributor yang akan mengambil sendiri)
Selamat mencoba menghitung usaha anda, agar anda tidak rugi dalam melakukan usaha budidaya jamur. Semoga sukses selalu menyertai anda. Amiin.AGRIBISNIS jamur tiram, di Nusa Tenggara Barat, sampai saat ini masih tergolong hal baru. Di Jawa dan Bali, bisnis ini sudah cukup lama dikenal. Di Lombok, tidak banyak bahkan bisa dikatakan hanya satu dua saja yang menggeluti usaha ini. Salah satunya adalah usaha yang dirintis Ir. M. Mahrup Kaseh sejak tahun 1989. Hingga kini usaha itu masih bertahan dan terus melakukan inovasi pada teknik budidaya dan pengembangan pemasarannya sehingga menjadi agribisnis yang utuh dan mudah dilaksanakan sebagai teknologi tepat guna yang ramah lingkungan.
Pengembangan teknik budidaya ini dipermudah dengan menggunakan bibit sebar dedan dengan media yang mudah dan murah. Alat pres dan alat sterilisasi direkayasa sendiri sehingga mudah dilaksanakan dengan hasil yang baik. “Teknik dan alat yang digunakan merupakan hasil pencarian terus menerus,” ungkap pensiunan PNS ini yang mengaku, belajar membudidayakan jamur lewat buku, potongan-potongan koran, majalah dan informasi yang ia kumpulkan.
Di Mataram, menurut, Ir. Parman, Ph.D, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, yang selama ini peduli dalam penelitian dan permasalahan jamur, animo masyarakat untuk membudidayakan jamur ini terbilang kurang. “Padahal untuk komoditi ekspor usaha ini sangat menjanjikan,” katanya.
Berbeda dengan jamur merang yang perlu ruangan tertutup dan hangat serta kedap udara, jamur tiram tidak memerlukan suhu tertentu atau ruang kedap udara. “Pada suhu biasa, jamur tiram bisa tumbuh dengan baik,” lanjutnya. Jamur tiram yang umum dikembangkan untuk budidaya biasanya berwarna putih, sementara warna coklat dan merah muda tidak. Menyoal rasa dari jamur tersebut, ungkap Parman, tergantung medianya. Sementara itu, untuk menghasilkan jamur sesuai warnanya tergantung pada warna asal bibit yang ditanam.-niek
Cermati Ciri-ciri Jamur Beracun
SECARA umum, jamur termasuk dalam jenis sayuran yang mengandung sedikit sekali protein dan hidrat arang, seperti halnya kangkung, ketimun, kool, kembang kool, tauge, sawi. “Karena kandungan kalorinya rendah, jamur boleh dimakan sekehendak atau bebas tanpa memperhitungkan banyaknya,” kata Ni Nyoman Widarmini, S.K.M. Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum, Mataram.
“Tentunya, jamur yang boleh dimakan atau tidak beracun,” ungkap Ir. Parman, Ph.D. Menurutnya, jamur tiram, yang berkembang dibudidayakan hingga saat ini adalah jamur tiram putih, coklat dan merah muda. Jamur ini, tumbuh di kayu yang mengalami pelapukan atau yang sudah mati, tumbuh pula di ilalang, sampah tebu dan sampah sagu.
Jamur tersebut tidak beracun dan boleh dimakan. Jamur yang tergolong beracun dan tidak dapat dikonsumsi, lanjutnya, jika jamur tiram misalnya, tumbuh di kayu yang masih hidup, tumbuh di bangkai, kotoran ayam atau binatang ternak. “Jika termakan, jamur jenis ini akan menyebabkan keracunan dan dalam konsentrasi racun tinggi dan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya.
Ciri-ciri jamur beracun antara lain, umumnya tangkai payungnya bergelang atau terdapat lingkaran menyerupai cincin. Tapi, katanya, tidak semua yang bergelang merupakan jamur beracun. Selain itu, aroma jamur akan terasa berbau sangat tajam, jika dipotong terdapat cairan kekuning-kuningan dan berlendir. “Jika terdapat tanda-tanda tersebut, sebaiknya jamur ini jangan dikonsumsi,” saran Parman. Jamur ini biasanya tumbuh liar, sementara jamur yang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi tentunya jamur yang tidak beracun, jadi tidak perlu khawatir membeli jamur apalagi yang sudah dalam kemasan.
Selain dikonsumsi dalam keadaan segar, jamur juga kerap dikonsumsi setelah mengalami pengeringan untuk pengawetan. Menurut Nyoman, antara jamur segar dan jamur kering terdapat perbedaan kalori yang dikandungnya. Jamur segar dalam 100 gram di dalamnya terdapat 15 kalori, protein 3,8 gram, lemak 0,6 gr, karbohidrat 0,9 gr, kalsium 3 mg, zat besi 1,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan vitamin C 5 mg.
Sedangkan pada 100 gram jamur kering terdapat 128 kalori, protein 16 gram, lemak 0,9 gr, karbohidrat 64,6 mg, kalsium 51 mg, zat besi 6,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan tidak mengandung vitamin C. “Jamur segar maupun jamur kering keduanya tidak mengandung vitamin A,” ujar Nyoman yang sudah 15 tahun bekerja di Instalasi Gizi ini. – niek
Belum Mampu Memenuhi Permintaan
BUDIDAYA jamur tiram dengan memanfaatkan limbah gergajian kayu yang dilakukan Mahrup, bisa dijadikan alternatif usaha yang mempunyai prospek sangat baik. Selain memakai bahan yang mudah dan murah, Mahrup juga membuat sendiri bibit induk dan bibit sebar jamur tiram ini, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bibit.
Dalam waktu dua setengah bulan bibit tersebut sudah dapat dipakai, lebih cepat ketimbang proses yang selama ini dikenal yang memakan waktu sekitar empat bulan. Membuat bibit induk dan bibit sebar jamur tiram dilakukan dengan menyediakan media antara lain dedak halus dan tepung jagung yang dicampur dan ditambahkan air lalu dibuat adonan atau pasta (perbandingan 2:1). Media tanam dipres dengan alat pres yang direkayasa sendiri.
Proses perawatan hingga panen dalam budidaya jamur tiram ini juga cenderung gampang. Setelah polybag-polybag dingin, bibit jamur tiram dimasukkan satu sendok di bagian atasnya dan disimpan dalam ruang inkubasi. Jumlah bibit yang dimasukkan tidak akan berpengaruh pada berat jamur yang dihasilkan melainkan proses keluarnya jamur bisa lebih cepat, kata Mahrup. Lama kelamaan, polybag-polybag tersebut nantinya akan kelihatan memutih di seluruh permukaannya. “Jika sudah putih semua, polybag tersebut dapat dipindahkan ke ruang produksi,” ujar Mahrup.
Dalam ruang produksi, perawatan sederhana dimulai dengan membersihkan ruangan tiap pagi serta menyemprot polybag dengan air untuk tetap menjaga kelembaban ruangan serta merangsang tumbuhnya jamur tiram. Agar proses tumbuhnya jamur cepat, maka kapas penutup mulut polybag dibuka beberapa sebelum jamur keluar. Dalam waktu 15 hari dalam ruang produksi, jamur akan terlihat bermunculan, keluar dari mulut-mulut polybag. Tidak lama setelah itu, selang tiga hari kemudian jamur tiram pun mekar dan panen pertama pun bisa dimulai.
Selain menjual jamur segar, Mahrup juga menyediakan polybag-polybag berisi jamur tiram berumur sehari untuk dijual. “Artinya, kami menjual jamur yang sudah keluar dan kemungkinan sudah tidak lagi terkontaminasi,” katanya. Untuk pemasaran polybag jamur siap panen ini, Mahrup memakai sistem mitra, mereka yang sengaja membeli polybag-polybag jamur siap panen tersebut. Sampai saat ini, ia memiliki setidaknya enam mitra yang rutin mengambil masing-masing 200 polybag tiap bulannya. Di samping itu, pemasaran dilakukan di pasar-pasar tradisional sekitar Mataram.
Permintaan akan jamur siap panen dalam polybag tersebut, menurutnya, sangat tinggi, hanya saja ia belum mampu menyediakannya. Tahun 2005 ini ia telah membuat bibit lebih banyak dari biasanya, serta sedang melakukan proses percobaan pada kemungkinan bisa menambah berat jamur tiram saat dipanen setidaknya dua ons. Di rumahnya, tempat budidaya jamur tiram sampai saat ini, Mahrup telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa tentang budidaya jamur tiram juga sebagai tempat PKL, sumber bahan penelitian dan konsultasi teknologi serta menjadi tempat tujuan agrowisata yang sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di NTB. –niek
olahan-jamur-tiram

Selasa, 25 Oktober 2011

Yang BENAR dan SALAH dari PIL KB


oleh Kesehatan Wanita pada 
Pil kontrasepsi oral atau yang populer disebut pil KB telah banyak membantu wanita mengendalikan kehamilan selama setengah abad ini. Tapi masih banyak mitos seputar pil KB yang bertahan hingga saat ini. Sejak pertama kali ditemukan 50 tahun lalu, pil KB telah mengalami evolusi besar mulai dari ilmu di balik pembuatannya sampai dengan zat aktif yang digunakan. Ketika pertama kali diluncurkan, pil KB digunakan hanya sebagai pencegah kehamilan. Namun kini, pil KB moderen menawarkan manfaat kesehatan yang luas bagi wanita selain pencegahan kehamilan, seperti mengobati jerawat, membantu mengobati gejala pra-menstruasi dan mengurangi perdarahan menstruasi yang berat.

Seiring perkembangan pil KB yang makin multiguna, mitos seputar pil KB juga tak pernah surut. Sebuah dokumenter dibuat untuk membongkar mitos dan kesalahpahaman yang mengelilingi pil yang kecil tapi dinamis ini. Film bertema 'The Pill That Changed The World' akan diputar pertama kali pada saluran TV kabel, History pada 25 Juli 2010. Dr Phil Smits, pimpinan unit bisnis Global Women's Healthcare Bayer Schering Pharma seperti dikutip Senin (12/7/2010) mengatakan film dokumenter ini bertujuan untuk membantu wanita mengerti lebih jauh mengenai pil KB lebih benar. Setidaknya ada 20 mitos seputar pil KB dan fakta yang sebenarnya terjadi:

1. Mitos: Pil kontrasepsi menyebabkan kanker
Fakta: Pil kontrasepsi memberikan perlindungan terhadap kanker ovarium dan kanker rahim.

2. Mitos: Pil kontrasepsi menyebabkan cacat lahir
Fakta: Sekitar 100 juta wanita di seluruh dunia telah merasakan keuntungan dari penggunaan pil kontrasepsi. Kualitas hidup telah meningkat dan pil kontrasepsi telah diteliti secara besar-besaran. Sampai saat ini, tidak ada bukti yang menghubungkan konsumsi pil kontrasepsi dengan kejadian cacat lahir.

3. Mitos: Pil kontrasepsi mempengaruhi kesuburan
Fakta: Kebanyakan wanita cepat kembali ke tingkat kesuburan seperti sebelum mengonsumsi pil kontrasepsi segera setelah menghentikan pil kontrasepsi. Kesuburan dipengaruhi oleh usia.

Banyak wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi sebagai bentuk kontrasepsi ketika usia mereka masih lebih muda. Pada saat mereka memutuskan untuk berhenti menggunakan pil kontrasepsi, umur mereka telah mengurangi peluang mereka untuk hamil, sehingga menyebabkan persepsi yang salah bahwa pil mempengaruhi kesuburan. Sebaliknya, pil kontrasepsi melindungi perempuan dari kehamilan ektopik dan fibroid, kondisi yang mungkin berdampak pada kesuburan. Untuk wanita dengan menstruasi yang tidak teratur sebelum mulai menggunakan pil kontrasepsi, mungkin diperlukan waktu yang singkat sebelum tingkat kesuburan kembali secara normal.

4. Mitos: Pil kontrasepsi hanya digunakan untuk kontrasepsi
Fakta: Selain untuk kontrasepsi, pil kontrasepsi juga efektif dalam mengurangi nyeri ovulasi, kram pada saat menstruasi dan gejala PMS.
Hal ini dapat mengurangi risiko anemia yang umum ditemukan pada perempuan yang mengalami perdarahan menstruasi yang berat. Pil kontrasepsi juga melindungi perempuan dari kehamilan ektopik, osteoporosis, kista ovarium dan kanker ovarium.

5. Mitos: Pil kontrasepsi langsung bekerja secara efektif segera setelah dikonsumsi
Fakta: Pil kontrasepsi hanya efektif dari hari pertama jika konsumsi dimulai pada hari pertama menstruasi dan dilanjutkan dikonsumsi setiap hari seperti yang sudah ditentukan. Apabila tidak dikonsumsi pada hari pertama menstruasi, diperlukan metode kontrasepsi tambahan seperti misalnya kondom.
Bagi beberapa wanita, pil kontrasepsi dapat bekerja lebih efektif setelah dikonsumsi satu siklus menstruasi lengkap jika diperlukan lebih banyak waktu untuk bekerja dengan hormon alami wanita untuk mencegah ovulasi.

6. Mitos: Konsumsi pil kontrasepsi dapat menunda menopause
Fakta: Konsumsi pil kontrasepsi tidak dapat menunda menopause. Rata-rata umur pada wanita menopause adalah 51 tahun.

7. Mitos: Pil kontrasepsi menyebabkan pengguguran kehamilan
Fakta: Konsumsi pil kontrasepsi tidak otomatis menyebabkan pengguguran kehamilan. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kehamilan. Saran lebih lanjut dan instruksi akan diberikan oleh dokter. Dalam hal hubungan seksual non-konsensual atau kegagalan untuk menggunakan kontrasepsi, pil kontrasepsi darurat (umumnya dikenal sebagai 'morning after pill') dapat digunakan. Jika digunakan dengan benar akan efektif dalam mengurangi kemungkinan kehamilan.

8. Mitos: Semua pil kontrasepsi adalah sama.
Fakta: Terdapat banyak pil kontrasepsi yang tersedia untuk perempuan, dan masing-masing memiliki manfaat berbeda. Selain mencegah kehamilan, pil kontrasepsi baru berdosis rendah memiliki manfaat tambahan termasuk pada pil kontrasepsi yang memperpendek masa bebas hormon dengan menambahkan pil aktif (dari 21 pil aktif menjadi 24 pil aktif) dalam menurunkan gejala menstruasi seperti sakit kepala, kejang dan nyeri payudara.

9. Mitos: Pil kontrasepsi tidak aman.
Fakta: Sejak diperkenalkan hampir 50 tahun lalu, pil kontrasepsi telah menjadi salah satu obat dunia yang paling banyak diteliti dan diresepkan. Seperti obat lainnya, ada beberapa risiko kesehatan yang berhubungan dengan pil kontrasepsi, tetapi efek samping yang serius sangat jarang ketika mereka dikonsumsi sesuai dengan aturan yang ditentukan.

10. Mitos: Pil kontrasepsi dapat menyebabkan jerawat.
Fakta: Pil kontrasepsi modern atau kontrasepsi oral kombinasi tidak menyebabkan jerawat. Bahkan, ada beberapa yang pil kontrasepsi baru berdosis rendah yang tersedia telah disetujui untuk mengobati jerawat derajat sedang.

11. Mitos: Pil kontrasepsi menyebabkan kenaikan berat badan.
Fakta: Ketika memulai pil kontrasepsi baru, beberapa wanita merasa kembung, tetapi ini biasanya membaik dengan waktu. Banyak studi klinis tidak menemukan hubungan antara pil kontrasepsi moderen dosis rendah dengan berat badan. Salah satu penjelasan untuk kenaikan berat badan mungkin dirasakan bahwa banyak wanita mulai pil kontrasepsi ketika mereka masih muda, pada usia ketika tubuh mereka belum mencapai usia dewasa dan ketika kenaikan berat badan dianggap biasa. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pil kontrasepsi, dimasukkannya sebuah progestin baru tertentu (hormon) memungkinkan perempuan untuk menghindari retensi air berkaitan dengan estrogen yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan edema.

12. Mitos: Pil kontrasepsi menyebabkan berhentinya menstruasi sama sekali.
Fakta: Beberapa wanita diresepkan pil kontrasepsi oleh dokter mereka untuk membantu mengatur siklus menstruasi mereka. Pil kontrasepsi pada asalnya dirancang untuk meniru siklus menstruasi alami seorang wanita. Sementara beberapa pil kontrasepsi jenis baru dirancang untuk mengurangi atau menekan menstruasi sepenuhnya, kebanyakan pilihan pil kontrasepsi dosis rendah tidak menghentikan menstruasi dan bahkan dapat mengatur siklus menstruasi yang sangat baik. Namun, durasi dan volume perdarahan menstruasi dapat dikurangi.

13. Mitos: Wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi untuk waktu yang lama harus berhenti menggunakannya dan mengambil 'masa istirahat' dari pil kontrasepsi sekali-kali.
Fakta: Tidak ada alasan bagi wanita yang sehat untuk mengambil masa istirahat dari penggunaan pil kontrasepsi. Pil kontrasepsi adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dari pilihan yang tersedia dan dengan mengambil masa istirahat akan meningkatkan risiko kejadian kehamilan yang tidak direncanakan apabila aktif secara seksual.

14. Mitos: Pil kontrasepsi memberikan perlindungan terhadap penyakit yang menular secara seksual.
Fakta: Pil kontrasepsi tidak memberikan perlindungan terhadap HIV/AIDS atau apapun penyakit menular seksual lainnya. Cara terbaik untuk mencegah infeksi menular seksual adalah dengan menggunakan kondom atau pantang (abstinensia).

15. Mitos: Antibiotik mempengaruhi efektivitas pil kontrasepsi
Fakta: Kemanjuran kontrasepsi dan tingkat plasma oral kontrasepsi steroid tidak berubah jika diberikan dengan antibiotik yang umum diresepkan.

16. Mitos: Pil kontrasepsi tidak terlalu efektif
Fakta: Ketika dikonsumsi dengan benar dan konsisten, pil kontrasepsi adalah metode kontrasepsi dengan tingkat efektivitas lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan. Jika lupa minum pil, tingkat efektivitasnya menurun, sekitar 8% akan terjadi kegagalan kontrasepsi dan kehamilan mungkin terjadi.

17. Mitos: Pil kontrasepsi dapat membunuh sperma
Fakta: Pil kontrasepsi mengandung hormon yang dapat menekan ovulasi dan menghentikan telur untuk dilepaskan dari indung telur dan oleh sebab itu dapat mencegah kehamilan. Pil kontrasepsi tidak dapat membunuh sperma.

18. Mitos: Mengonsumsi pil kontrasepsi pada usia diatas 40 tahun berisiko
Fakta: Pil kontrasepsi dapat dikonsumsi sampai seorang wanita mencapai masa menopause. Namun, apabila wanita perokok berusia lebih dari 35 tahun atau wanita dengan tekanan darah tinggi dan diabetes mengonsumsi pil kontrasepsi, dapat terjadi peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Mereka harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui metode kontrasepsi lain yang lebih cocok untuk kondisi kesehatan mereka.

19. Mitos: Pil kontrasepsi menyebabkan siklus haid berhenti
Fakta: Yang terjadi malah sebaliknya, pil kontrasepsi dapat diresepkan untuk mengatur siklus menstruasi. Pil kontrasepsi juga dapat membantu mengurangi kram menstruasi dan membuat perdarahan menjadi lebih ringan.

20. Mitos: Pil kontrasepsi dapat menurunkan libido wanita
Fakta: Ini mungkin benar bagi beberapa wanita karena ditemukan bahwa pil kontrasepsi tertentu dapat menyebabkan peningkatan tingkat hormon seks pengikat globulin yang mengakibatkan penurunan testosteron 'bebas' atau aktif beredar di tubuh.

Hal-hal yang Dapat Merusak Keindahan Payudara Wanita

Hal-hal yang Dapat Merusak Keindahan Payudara Wanita

oleh Kesehatan Wanita pada 25 April 2011 jam 7:16
Setiap wanita pasti menginginkan payudaranya terlihat indah, kencang dan sehat. Namun perempuan terkadang melakukan kesalahan-kesalahan yang berujung masalah bagi payudara.

Seiring berjalannya waktu, payudara memang akan kendur. Hal ini karena faktor menyusui, penuaan dan menopause. Namun banyak cara yang dapat dihindari untuk membuat payudara tetap indah dan sehat, diantaranya sebagai berikut:

1. Salah pilih bra
Pemilihan bra yang tepat menjadi faktor pendukung untuk kesehatan payudara. Sesuaikan cup dengan ukuran payudara serta lingkar dada yang pas. Hal ini akan memberi kenyamanan sehingga aliran darah akan berjalan dengan lancar.


2. Air Panas
Air panas dapat menyebabkan payudara mengendur. Suhu air panas mengurangi produksi kolagen dalam sel kulit sehingga akan mengurangi elastisitas kulit. Sebaiknya hindari mandi dengan air yang terlalu panas. Jika terkena air panas, percikkan payudara dengan air dingin agar ternetralisir.

3. Berat Badan turun drastis
Perempuan sering tergoda dengan pelangsingan tubuh secara instan. Namun tahukah Anda, jika berat badan turun secara cepat, efeknya juga akan terasa pada payudara, kulit sekitar payudara juga akan menjadi kendur. Lakukanlah diet secara sehat dan seimbang. Bantu juga dengan olahraga rutin untuk membuat payudara tetap kencang.

4. Posisi Tubuh
Posisi tubuh tidak hanya berpengaruh pada struktur tulang, tetapi juga mempengaruhi payudara. Pastikan posisi Anda benar saat duduk, berjalan dan berdiri. Hal ini membuat payudara tetap proporsional.

5. Sinar matahari
Sinar matahari dapat membuat keriput dan kanker kulit. Oleh sebab itu, memakai sun block tak hanya pada wajah dan kulit tangan dan kaki saja, payudara pun membutuhkan sunblock untuk melindunginya dari paparan sinar matahari saat mengenakan.

Efek Buruk Makan Mie Instan Setiap Hari

Bagaimanapun mie instan tidak bisa menggantikan makan penuh (wholesome food) dan hanya bisa di jadikan makanan bantu sementara (selingan) dan tidak boleh di konsumsi secara terus menerus karena berakibat sangat buruk bagi kesehatanhal it disebabkan kandungan zat (campuran dalam pembuatan ) mie instan. Disamping itu mie instan tidak memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi tubuh . Walaupun di dalam mie instan terdapat kandungan karbohidrat dalam jumlah besat tetapi kandungan vitamin, mineral maupun protein yang ada didalamnya sangat sedikit. Hal itu berbeda jika makan mie instan dengan campuran bahan lain yang mengandung vitamin seperti penampahan jenis sayuran seperti wortel, sawi, tomat dll,

Sumber protein bisa juga di dapatkan jika di tambah seperti telor, ikan , tempe, daging dsb.. Satu takaran saji mie instan yang berjumlah 80 gram dapat menyumbangkan energi sebesar 400 kkal, yaitu sekitar 20% dari total kebutuhan energi harian (2.000 kkal). Energiyang disumbangkan dari minyak berjumlah sekitar 170-200 kkal. Hal lain yang kurang disadari adalah kandungan minyak dalam mie instan yang dapat mencapai 30% dari bobot kering. Hal tersebut perlu diwaspadai bagi penderita obesitas atau mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Ternyata mie instan bukan cuma kandungan nutrisinya yang kurang, tapi juga bisa merugikan kesehatan bagi mereka-mereka yang mengkomsumsi salah satunya menurut dokter mie instan penyebab timbulnya kanker, hal itu disebabkan oleh zat lilin sebagai campuran pembuatan mie instan yang berfungsi agar mie instan tidak lengket saat dimasak. Walaupun hasil dari penelitian Badan POM isu lilin yang ada dalam mie instan dinyatakan tidak benar

Isu Lilin di Mie Instan.
Isu ini ternyata itu tidak benar. Mengenai isu lilin pada mie instan, Badan POM mengatakan tidak menemukan adanya bahan tersebut. Mengenai penggunaan lilin ini pun dibantah oleh salah satu produsenmie instan di Indonesia, PT Indofood. “Geletinasasi pada mie disebabkan mie dibuat dengan pengukusan dan penggorengan. Jadi, isu lilin kan isu lama yang tidak benar,” kata Siegfried, Public Relation PT Indofood cabang Jawa Barat.



Sanggahan dari Billy N. ini membantah isu yang pernah dimuat di harian Pikiran Rakyat:

Menanggapi artikel yang ditulis oleh Bpk.Agus Rakasiwi, ‘Hindari Makan Mie Instan Setiap Hari’ di ‘PR’ hari Kamis, 2 November 2006 halaman 21 (’Kampus’). Ada beberapa kesalahan yang fatal dimuat di artikel tersebut yang dibaca oleh sangat banyak orang.
Saya tahu kalau artikel tersebut bertujuan baik, namun banyak isi artikel tersebut yang dikutip dari sumber-sumber yang tidak jelas, termasuk e-mail yang di-forward dari milis ke milis yang isinya sebagian besar adalah bohong & penulisnya tidak jelas (tergolong ’spam’), misalnya soal isu mie instan yang dilapisi lilin, padahal setahu saya, itu sama sekali tidak benar.
Kalau betul begitu, maka di air rebusan mie instan ketika dimasak akan ‘mengapung’ lilin cair. Juga, di daftar komposisi mi tidak dicantumkan apapun yang berkaitan dengan lilin.



Terlepas dari segi kesehatannya, mie instan sendiri sering menimbulkan cerita yang unik dan menarik bahkan tragis, misalnya gontok-gontokan gara-gara mi instan:

Ketua Kloter 31 SOC menceritakan pengalamannya. Saat mengambil jatah mie instan bagi kloter 31, dia melihat jemaah haji saling berebut. Lebih parah lagi, beberapa jemaah cekcok mulut dan adu fisik untuk mendapatkan mi instan. ”Saya membayangkan risiko murka Tuhan yang melihat hamba-Nya berebut mie instan di tanah haram dan mustajab di Arafah,” ujarnya.
Suasana tegang masih terus berlanjut. Saat itu, rombongan penulis sedang tafakur bersama untuk memanjatkan doa kepada Allah di tempat mustajab ini. Tak jauh dari tempat ituada kelompok jemaah haji tengah bagi-bagi mie instan, dan ternyata ada yang tidak kebagian.
Ketua rombongannya mengumumkan, siapa yang dapat jatah double harap mengembalikannya. Dosa bagi siapa saja yang mengambil jatah orang lain. Suasana seperti ini terus berlanjut hingga rebutan air panas untuk merebus mie instan.



Informasi selanjutnya juga memberikan peringatan bagi mereka yang menderita hipertensi, maag, dan autisme:

Kelemahan dari konsumsi mie instan adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Natrium yang terkandung dalam mie instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mie instan per takaran saji.
Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi. Bagi penderita maag, kandungan natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Keadaan asam lambung yang tinggi akan berakibat pada pengikisan dinding lambung dan menyebabkan rasa perih. Sedangkan bagi penderita hipertensi, natrium akan meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara natrium dan kalium (Na dan K) di dalam darah dan jaringan.
Kelemahan lain mie instan adalah tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme. Hal tersebut disebabkan karena mie instan mengandung gluten, substansi yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita autisme.



Mie Instan membuat kita lebih cepat lapar dari pada makan nasi:

Namun, sifat karbohidrat dalam mie berbeda dengan sifat yang terkandung di dalam nasi. Sebagian karbohidrat dalam nasi merupakan karbohidrat kompleks yang memberi efek rasa kenyang lebih lama. Sedangkan karbohidrat dalam mie instan sifatnya lebih sederhana sehingga mudah diserap. Akibatnya, mie instan memberi efek lapar lebih cepat dibanding nasi



Dan untuk makan mie instan “dengan baik,” sebaiknya diberi lauk-pauk yang lain terutama sayuran yang berserat:

Namun, untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh, satu bungkus mie belumlah cukup. Jika melihat iklan di layar televisi, cara prescription medications online makan mie yang baik adalah dengan menambah menu yang berasal dari bahan dasar hewani dan sayur-sayuran berserat.

Iklan mie di layar kaca menampilkan kebiasaan orang makan mie instan dengan tambahan menu seperti ayam, ikan, telur, kangkung, wortel, dan kapri. Pada bungkus mi pun terdapat gambar penyajian mie dengan menu tadi. Lalu apakah ini sekadar menarik perhatian ? Tentu saja tidak.

Bahan dasar hewani menyediakan sumber protein, sedangkan sayur-sayuran berserat dapat menambah vitamin. Selain itu, sayuran berserat berperan pula untuk menetralisasi kandungan lemak.
Menurut seorang ahli gizi klinik, Juniarta Alidjaja, orang yang kebanyakan makan mie instan tanpa diimbangi makanan berserat berpotensi mengalami gangguan kesehatan. Hal ini karena mie mengandung karbohidrat sederhana, lemak, dan kadar natrium tinggi. Misalnya obesitas, kenaikan kadar gula darah, kenaikan tensi tubuh dan lain-lain.

Jadi masihkan anda makan mie instan setiap hari?

Cegah Depresi Dengan Kulit Pisang

Buah pisang, selain lezat untuk disantap secara langsung maupun diolah terlebih dahulu, ternyata juga menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Misalnya saja untuk menggantikan kekurangan vitamin dan mineral di dalam tubuh dengan maksimal. Uniknya, ternyata tidak hanya daging buahnya saja yang berkhasiat, melainkan juga kulitnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli dari Universitas Kedokteran Taichung Chung Shan, Taiwan, kulit pisang ternyata banyak mengandung serotonin, yaitu zat yang berguna untuk menyeimbangkan mood seseorang. Serotonin ini sendiri sudah banyak dipakai sebagai komponen dasar obat-obatan yang berfungsi untuk mengatasi gangguan kejiwaan, seperti depresi dan stress. Artinya, cukup dengan “mengkonsumsi” kulit pisang saja, Anda sudah bisa terbebas dari bahaya depresi.

Tapi jangan keburu panik karena Anda tidak perlu memakan kulit pisang tersebut mentah-mentah. Ada dua cara yang bisa Anda pilih: dengan membuatnya menjadi jus atau meminum air rebusannya. ‘Terapi alami’ ini cukup Anda lakukan secara rutin beberapa kali dalam seminggu. Niscaya, gangguan kejiwaan ringan yang dialami  bisa diatasi atau, jika memang belum mengalami, bisa dicegah.

So guys and gals, mulai sekarang jangan membuang kulit pisang sembarangan, ya. Karena selain bisa bikin orang kepleset, juga mubazir karena bisa kita manfaatkan .

Senin, 24 Oktober 2011

PERIKANAN DAN KELAUTAN DI KAB.BLITAR

  1. Pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di pantai Tambakrejo. Komitmen Pemerintah Daerah untuk segera merealisasikan pembangunan PPI Tambakrejo terbentur oleh kondisi penganggaran yang relatif kecil setiap tahunnya baik dari APBN, APBD I maupun APBD II. Pembangunan PPI sendiri telah dimulai sejak tahun 2001 s/d sekarang dengan hasil fisik mencapai 15%. Agar proses tersebut dapat dipercepat, Kabupaten Blitar sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari investor domestik maupun mancanegara yang memiliki proyeksi jangka panjang pembangunan sektor maritime di Indonesia, khususnya di Kabupaten Blitar. Beberapa peluang yang ditawarkan antara lain: pembangunan pabrik pembuatan kapal, pabrik pengolahan/pengalengan ikan, pergudangan dan pendinginan ikan, fasilitas perparkiran, fasilitas perumahan/hotel/restoran, peningkatan sarana jalan, air bersih dan kelistrikan, dll sesuai dengan kesepakatan dengan Pemerintah Daerah.
  2. Industri pembenihan perikanan darat mandiri. Pemerintah Daerah telah memiliki 2 (dua) Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Wlingi, namun karena belum mampu memenuhi seluruh permintaan benih ikan jadi masih sangat dimungkinkan beberapa investor untuk masuk menggarap sub sektor ini. Untuk mencukupi kekurangan benih ikan, petani ikan di Kabupaten Blitar harus mendatangkan benih dari luar seperti Kabupaten Kediri dan Kabupaten Malang sehingga memakan ongkos biaya transportasi yang tidak sedikit secara kontinyu.
  3. Ekspor ikan hias Koi. Sebagai produsen utama ikan hias Koi di Indonesia, bisnis ini pernah mencapai puncaknya pada tahun 2000-an kemudian secara drastis turun karena wabah penyakit yang membuat ikan Koi Kabupaten Blitar terisolasi. Sekarang setelah penyakit ini bisa teratasi dan produksi ikan Koi mulai menanjak, dibutuhkan eksportir – eksportir yang kompeten dan memiliki jaringan pemasaran yang luas.

SEKTOR PERTANIAN DI KAB.BLITAR

Di Kabupaten Blitar salah satu sector proiritas adalah pertanian. Sektor pertanian di Kabupaten Blitar meliputi : tanaman pangan dan holtikoltura, perternakan kehutanan dan perkebunan, dan perikanan. Sektor pertanian merupakan sector prioritas terhadap nilai PDRB Kabupaten Blitar yang sampai tahun 2008 berkisar mencapai 47%. Diperkirakan pada beberapa dasawarsa kedepan sector pertanian masih mendominasi dibandingkan dengan sector lain mengingat kultur dan kondisi geografi di Kabupaten Blitar sangat mendukung perkembangan sector pertanian. Berkaitan dengan hal tersebut yang perlu di pikirkan dan dicarikan trobosan inovasi adalah bagaimana hasil-hasil pertanian tersebut tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga dapat menambah nilai ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Oleh sebab itu kedepan diperlukan stimulasi terhadap sector industri pengolahan sehingga dapat menggisi kekosongan ruang usaha antara produksi bahan mentah yang dihasilkan sector pertanian dengan pemasaran.
TANAMAN PANGAN DAN HOLTIKOLTURA
Jenis tanaman pangan yang banyak diproduksi di Kabupaten Blitar meliputi : padi, jagung, kedelai, kacang tanah, umbi kayu dan ketela rambat. Kedelai hasil produksi masyarakat Kabupaten Blitar memiliki prospek yang bagus dan mampu bersaing dengan daerah lain sebagai pemasok bahan baku kecap selain digunakan sebagai bahan dasar tempe dan tahu.
Sememtara itu produksi jagung selain dipergunakan sebagai bahan makanan juga dipergunakan sebagai bahan makanan ternak sedangkan ubi kayu selain untuk dikonsumsi juga dipasarkan untuk kebutuhan pabrik tepung tapioka dan untuk industri makanan olahan seperti kerupuk.
Dalam perhitungan atas PDRB ADHK menunjukkan bahwa angka location quation (LQ) Tahun 2007 untuk sektor pertanian adalah sebesar 2,91 yang berarti sektor pertanian merupakan sektor basis (utama) bagi Kabupaten Blitar. Angka LQ > 1 artinya bahwa Kabupaten Blitar telah mampu bersuwasembada pertanian bahkan memiliki potensi untuk eksport ke daerah lain.
Adapun luas panen, rata-rata produksi untuk pertanian pangan adalah sebagai berikut :
——-
Selain tanaman pangan di wilayah Kabupaten Blitar memiliki potensi produk tanaman buah-buahan diantarannya adalah nanas, rambutan dan mangis selain buah salak, blimbing dan pepaya juga dikembangkan oleh petani di wilayah Kabupaten Blitar bagian utara.
Luas panen rata-rata produksi tanaman buah-buahan yang merupakan adalan Kabupaten Blitar sebagai berikut :
——
Sebagai salah satu sentra pertenakan ayam terbesar di Indonesia, investasi dan usaha penanaman jagung mempunyai prospek yang sangat potensial mengingat produksi jagung lokal baru bisa mencapai 40% dari total kebutuhan pakan di Kabupaten Blitar.

INDUSTRI PERDAGANGAN DI KAB.BLITAR

Industri gula kelapa Kabupaten Blitar telah menembus pasar regional, dan sekarang sudah diupayakan untuk dibuat gula semut yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi namun masih dalam sekup terbatas. Kebutuhan investasi pada sub sektor ini terletak pada distribusi, permodalan dan alih teknologi. Selain gula kelapa masih ada sub sektor industri yang membutuhkan masuknya investasi, yaitu: industri sambel pecel, kue kering dan basah, mebel kayu, gerabah dan kerajinan tangan (handycraft) serta industri kecap. Industri – industri tersebut telah memiliki pasar regional, bahkan industri handycraft telah menembus pasar ekspor. Sebagaimana industri gula kelapa, kebutuhan investasi pada berbagai macam industri diatas lebih pada investasi distribusi produk, permodalan dan alih teknologi.

POTENSI KAB.BLITAR

Peternakan PDF Cetak Surel

Komoditi peternakan terbesar di Kabupaten Blitar adalah ayam ras petelur. Meskipun ada wabah flu burung yang menyebar diseluruh kawasan Indonesia namun populasi ayam ras petelur di Kabupaten Blitar tidak mengalami penurunan bahkan justru mengalami kenaikan. Bahka sampai dengan Tahun 2008, sebagai potensi unggulan, produksi telur Kabupaten Blitar mampu memenuhi 70 % dari kebutuhan telur di Jawa Timur dan secara Nasional memenuhi 30% dari kebutuhan telur ayam Nasioanl.
Tahun 2008 jumlah populasi ayam ras petelur di Kabupaten Blitar mencapai 13.922.675 ekor dengan jumlah produksi telur sebanyak 121.424,46 ton telur. Adapun secara produksi di Kecamatan srengat, Ponggok dan Kademangan. Selain itu populasi itik di Kabupaten Blitar mencapai 410.410 ekor dengan jumlah produksi telur 533.912 butir. Sedangkan populasi ayam buras mencapai 2.690.598 ekor pada Tahun 2008 dengan sentra di Kecamatan Talun.
Selain itu produksi peternakan besar di Kabupaten Blitar adalah :
Pada Tahun 2008 populasi sapi potong mencapai 101.616 ekor dengan daerah sentra produksi Kecamatan Sutojayan dan Wonotirto. Populasi sapi perah mencapai 19.014 ekor dengan jumlah produksi susu mencapai 38.328 liter dengan sentra produksi di Kecamatan Sanankulon, Semen dan Nglegok.

Sabtu, 22 Oktober 2011

KABUPATEN BLITAR

Kabupaten Blitar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Blitar

Logo
Motto: Hurub Hambangun Praja
"Semangat Membangun Negeri"
Letak Kabupaten Blitar di Jawa Timur
Kabupaten Blitar terletak di Indonesia
Kabupaten Blitar
Letak Kabupaten Blitar di Indonesia
Koordinat: 8°09′0″S 112°0′0″E
Negara Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Ibukota Kanigoro
Hari jadi 5 Agustus 1324
Pemerintahan
 - Bupati Heri Nugroho
 - Wakil Bupati Rijanto
 - DAU Rp. 698.002.036.000,- (2011)[1]
Luas
 - Total 1.588,79 km2
Populasi (2010)
 - Total 1.116.639
 Kepadatan 702,8/km²
Kecamatan 22
Kelurahan 28
Desa 220
Zona waktu WIB (UTC+7)
Kode pos 66100
Kode area telepon (+62) 0342
Plat registrasi kendaraan AG
Situs web www.kabblitar.go.id
Kabupaten Blitar adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di Kanigoro setelah sebelumnya satu wilayah dengan Kota Blitar.[2]

Daftar isi

 [sembunyikan

[sunting] Geografi

[sunting] Pembagian administratif

Kabupaten Blitar memiliki 22 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 220 desa dan 28 kelurahan dengan luas wilayah 1.588,79 km².

[sunting] Batas wilayah

Utara Kabupaten Kediri
Selatan Samudra Hindia
Barat Kabupaten Tulungagung
Timur Kabupaten Malang

[sunting] Keadaan tanah

Gunung Kelud (1.731 m. dpl.) adalah salah satu gunung api strato yang masih aktif di Pulau Jawa yang terletak di bagian utara kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri. Bagian selatan Kabupaten Blitar yang dipisahkan oleh Sungai Brantas dikenal sebagai penghasil kaolin dan dilintasi oleh Pegunungan Kapur Selatan. Pantai yang terkenal antara lain Pantai Tambakrejo, Serang dan Jalasutra.
Blitar, baik kota maupun kabupaten, terletak di kaki Gunung Kelud, Jawa Timur. Daerah Blitar selalu terkena lahar Gunung Kelud yang sudah meletus puluhan kali terhitung sejak tahun 1331. Lapisan-lapisan tanah vulkanik yang banyak ditemukan di Blitar pada hakikatnya merupakan hasil pembekuan lahar Gunung Kelud yang telah meletus secara berkala sejak bertahun-tahun yang lalu.
Keadaan tanah di daerah Blitar yang kebanyakan berupa tanah vulkanik, mengandung abu letusan gunung berapi, pasir dan napal (batu kapur yang tercampur tanah liat). Tanah tersebut pada umumnya berwarna abu-abu kekuningan, bersifat masam, gembur dan peka terhadap erosi. Tanah semacam itu disebut regosol yang dapat dimanfaatkan untuk menanam padi, tebu, tembakau dan sayur mayur. Selain hijaunya persawahan yang kini mendominasi pemandangan alam di daerah Kabupaten Blitar, ditanam pula tanaman tembakau di daerah ini. Tembakau ini mulai ditanam sejak Belanda berhasil menguasai daerah ini sekitar abad ke-17. Bahkan kemajuan ekonomi Blitar pernah ditentukan dengan keberhasilan atau kegagalan produksi tembakau.
Sungai Brantas yang mengalir dari timur ke barat membagi Kabupaten Blitar menjadi dua, yaitu bagian utara dan selatan. Bagian selatan Kabupaten Blitar (sering disebut Blitar Selatan) kebanyakan tanahnya berjenis grumusol. Tanah semacam ini hanya produktif bila dimanfaatkan untuk menanam ketela pohon, jagung dan jati.

[sunting] Sungai Brantas

Sungai Brantas merupakan sungai terpanjang kedua di Jawa Timur setelah Bengawan Solo (sebagian mengalir di wilayah Jawa Tengah). Sungai ini memegang peranan penting dalam sejarah politik maupun sosial Provinsi Jawa Timur. Sungai yang berhulu di Gunung Arjuno ini turut membawa unsur-unsur utama dari dataran tinggi aluvial di Malang yang bersifat masam sehingga menghasilkan unsur garam yang berguna bagi kesuburan tanah.
Di Kabupaten Blitar, aliran air Sungai Brantas diberi tambahan unsur utama sehingga menyebabkan daerah dataran rendah aluvial yang dilintasi Sungai Brantas, seperti Tulungagung dan Kediri, memiliki tanah yang subur.

[sunting] Sejarah

[sunting] Masa kerajaan

Tiga daerah subur, yaitu Malang, Kediri dan Mojokerto, seakan-akan "diciptakan" oleh Sungai Brantas sebagai pusat kedudukan suatu pemerintahan, sesuai dengan teori natural seats of power yang dicetuskan oleh pakar geopolitik, Sir Halford Mackinder, pada tahun 1919. Teori tersebut memang benar adanya karena kerajaan-kerajaan besar yang didirikan di Jawa Timur, seperti Kerajaan Kediri, Kerajaan Singosari dan Kerajaan Majapahit, semuanya beribukota di dekat daerah aliran Sungai Brantas.
Jika saat ini Kediri dan Malang dapat dicapai melalui tiga jalan utama, yaitu melalui Mojosari, Ngantang, atau Blitar, maka tidak demikian dengan masa lalu. Dulu orang hanya mau memakai jalur melalui Mojosari atau Blitar jika ingin bepergian ke Kediri atau Malang. Hal ini disebabkan karena saat itu, jalur yang melewati Ngantang masih terlalu berbahaya untuk ditempuh, seperti yang pernah dikemukakan oleh J.K.J de Jonge dan M.L. van de Venter pada tahun 1909.
Jalur utara yang melintasi Mojosari sebenarnya saat itu juga masih sulit dilintasi mengingat banyaknya daerah rawa di sekitar muara Sungai Porong. Di lokasi itu pula, Laskar Jayakatwang yang telah susah payah mengejar Raden Wijaya pada tahun 1292 gagal menangkapnya karena medan yang terlalu sulit. Oleh karena itulah, jalur yang melintasi Blitar lebih disukai orang karena lebih mudah dan aman untuk ditempuh, didukung oleh keadaan alamnya yang cukup landai.
Pada zaman dulu (namun masih bertahan hingga sekarang), daerah Blitar merupakan daerah lintasan antara Dhoho (Kediri) dengan Tumapel (Malang) yang paling cepat dan mudah. Di sinilah peranan penting yang dimiliki Blitar, yaitu daerah yang menguasai jalur transportasi antara dua daerah yang saling bersaing (Panjalu dan Jenggala serta Dhoho dan Singosari). Banyaknya prasasti yang ditemukan di daerah ini (kira-kira 21 prasasti) bisa dikaitkan dengan alasan tersebut.

[sunting] Kitab Negarakertagama

Pendapat yang mengatakan bahwa Kabupaten Blitar merupakan daerah perbatasan antara Dhoho dengan Tumapel dapat disimpulkan dari salah satu cerita dalam Kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca. Disebutkan dalam kitab tersebut bahwa Raja Airlangga meminta Empu Bharada untuk membagi Kerajaan Kediri menjadi dua, yaitu Panjalu dan Jenggala. Empu Bharada menyanggupinya dan melaksanakan titah tersebut dengan cara menuangkan air kendi dari ketinggian.[3] Air tersebut konon berubah menjadi sungai yang memisahkan Kerajaan Panjalu dan Kerajaan Jenggala. Letak dan nama sungai ini belum diketahui dengan pasti sampai sekarang, tetapi beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa sungai tersebut adalah Sungai Lekso (masyarakat sekitar menyebutnya Kali Lekso). Pendapat tersebut didasarkan atas dasar etimologis mengenai nama sungai yang disebutkan dalam Kitab Pararaton.

[sunting] Kitab Pararaton

Diceritakan dalam Kitab Pararaton bahwa balatentara Daha yang dipimpin oleh Raja Jayakatwang berniat menyerang pasukan Kerajaan Singosari yang dipimpin oleh Raja Kertanegara melalui jalur utara (Mojosari). Adapun yang bergerak melalui jalur selatan disebutkan dalam Kitab Pararaton dengan kalimat saking pinggir Aksa anuju in Lawor... anjugjugring Singosari pisan yang berarti dari tepi Aksa menuju Lawor... langsung menuju Singosari.[4] Nama atau kata Aksa yang muncul dalam kalimat tersebut diperkirakan merupakan kependekan dari Kali Aksa yang akhirnya sedikit berubah nama menjadi Kali Lekso. Pendapat ini diperkuat lagi dengan peta buatan abad ke-17 (digambar ulang oleh De Jonge) yang mengatakan bahwa ...di sebelah timur sungai ini (Sungai Lekso) adalah wilayah Malang dan di sebelah baratnya adalah wilayah Blitar.[5]

[sunting] Candi

Oleh karena letaknya yang strategis, Blitar penting artinya bagi kegiatan keagamaan, terutama Hindu, di masa lalu. Lebih dari 12 candi tersebar di seantero Blitar. Adapun candi yang paling terkenal di daerah ini adalah Candi Penataran yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok. Menurut riwayatnya, Candi Penataran dahulu merupakan candi negara atau candi utama kerajaan. Pembangunan Candi Penataran dimulai ketika Raja Kertajaya mempersembahkan sima untuk memuja sira paduka bhatara palah yang berangka tahun Saka 1119 (1197 Masehi).
Nama Penataran ini kemungkinan besar bukan nama candinya, melainkan nama statusnya sebagai candi utama kerajaan. Candi-candi pusat semacam ini di Bali juga disebut dengan penataran, misalnya Pura Panataransasih. Menurut seorang ahli, kata natar berarti pusat, sehingga Candi Penataran di sini dapat diartikan sebagai candi pusat. Selengkapnya, silakan lihat laman Candi Penataran.
Di sebelah timur Candi Penataran, beberapa tahun yang lalu juga telah ditemukan candi di Doko yang oleh masyarakat setempat dijadikan objek wisata.

[sunting] Hari jadi

Salah satu sumber sejarah yang paling penting adalah prasasti karena merupakan dokumen tertulis yang asli dan terjamin kebenarannya.[6] Prasasti dapat diartikan sebagai tulisan dalam bentuk puisi yang berupa pujian.[7]
Enam abad yang lalu, tepatnya pada bulan Waisaka tahun Saka 1283 atau 1361 Masehi, Raja Majapahit yang bernama Hayam Wuruk beserta para pengiringnya menyempatkan diri singgah di Blitar untuk mengadakan upacara pemujaan di Candi Penataran. Rombongan itu tidak hanya singgah di Candi Penataran, tetapi juga ke tempat-tempat lain yang dianggap suci, yaitu Sawentar (Lwangwentar) di Kanigoro, Jimbe, Lodoyo, Simping (Sumberjati) di Kademangan dan Mleri (Weleri) di Srengat.
Hayam Wuruk tidak hanya sekali singgah di Blitar. Pada tahun 1357 Masehi (1279 Saka) Hayam Wuruk berkunjung kembali ke Blitar untuk meninjau daerah pantai selatan dan menginap selama beberapa hari di Lodoyo.[8] Hal itu mencerminkan betapa pentingnya daerah Blitar kala itu, sehingga Hayam Wuruk pun tidak segan untuk melakukan dua kali kunjungan istimewa dengan tujuan yang berbeda ke daerah ini.
Pada tahun 1316 dan 1317 Kerajaan Majapahit carut marut karena terjadi pemberontakan yang dipimpin oleh Kuti dan Sengkuni. Kondisi itu memaksa Raja Jayanegara untuk menyelamatkan diri ke desa Bedander dengan pengawalan pasukan Bhayangkara dibawah pimpinan Gajah Mada. Berkat siasat Gajah Mada, Jayanegara berhasil kembali naik tahta dengan selamat. Adapun Kuti dan Sengkuni berhasil diringkus dan kemudian dihukum mati.[9] Oleh karena sambutan hangat dan perlindungan ketat yang diberikan penduduk Desa Bedander, maka Jayanegara pun memberikan hadiah berupa prasasti kepada para penduduk desa tersebut. Tidak diragukan lagi bahwa pemberian prasasti ini merupakan peristiwa penting karena menjadikan Blitar sebagai daerah swatantra di bawah naungan Kerajaan Majapahit. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada hari Minggu Pahing bulan Srawana tahun Saka 1246 atau 5 Agustus 1324 Masehi, sesuai dengan tanggal yang tercantum pada prasasti. Tanggal itulah yang akhirnya diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Blitar setiap tahunnya.

[sunting] Transportasi

Kabupaten Blitar dilintasi oleh jalan provinsi yang menghubungkan daerah ini dengan Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Malang. Stasiun-stasiun yang berada di Kabupaten Blitar adalah Garum, Talun, Wlingi, Kesamben dan Pohgajih. Adapun terminal bus dan angkutannya hanya ada di Kesamben, Lodoyo, Kademangan dan Gawang (Bakung).

[sunting] Kereta api

[sunting] Referensi

  1. ^ "Perpres No. 6 Tahun 2011". 17 Februari 2011. Diakses pada 23 Mei 2011.
  2. ^ Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pemindahan ibu kota Kabupaten Blitar dari wilayah Kota Blitar ke wilayah Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur
  3. ^ Kitab Nagarakertagama, nyanyian 68:1, 68:2, dan 68:3
  4. ^ Kitab Pararaton, bab 5, diterjemahkan oleh Ki J. Patmapuspita, 1966
  5. ^ B. Schrieke, 1957
  6. ^ Damais, 1968
  7. ^ McDannel, Sanskrit Dictionary, hlm. 182
  8. ^ Nag. punuh 17/5, 6, 41/4, 61/2 dan 3
  9. ^ Kitab Pararaton, bab 80-83

[sunting] Lihat pula



Jumat, 21 Oktober 2011

TUMPENG ''SAMBUT LAILATUL QADAR''

-BLITAR.COM. Ratusan warga Desa Krenceng, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menggelar kegiatan tumpengan bersama menyambut "lailatul qadar" atau malam 1.000 bulan di balai desa setempat.
Mustain, salah seorang tokoh agama desa setempat, Rabu mengemukakan, kegiatan itu memang rutin dilakukan masyarakat di daerahnya.
Dengan membawa tumpeng, mereka berharap, makanan yang disedikan itu membawa berkah. "Ini bagian dari sedekah, memang sengaja dilakukan di malam ganjil. Kami hanya berharap berkah," katanya menambahkan.
Kegiatan itu diikuti oleh seluruh warga di desa. Mereka membawa tumpeng yang isinya makanan berupa nasi lengkap dengan lauknya. Seluruh tumpeng yang dibawa dikumpulkan menjadi satu di balai desa setempat.
Mustain menyebut, di daerahnya tradisi ini sering disebut dengan nama "udunan" yang dalam Bahasa Indonesia diartikan dengan menurun.
Kegiatan ini sebagai bagian tradisi yang selalu dilakukan tiap tahun pada 10 hari terakhir, terutama malam ganjil, yang dipercaya sebagai malam 1.000 bulan. "Tradisi ini sudah berlangsung tiap tahun. Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturrahim di antara warga," katanya.
Selain tradisi menggelar tumpengan bersama, Mustain mengatakan warga juga rutin mengadakan kegiatan pengajian bersama, terutama saat malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Beberapa kegiatan lain yang juga dilakukan antara lain tadarus Al Quran, melakukan shalat sunnah, dan beberapa amalan-amalan lain.
Umat Muslim percaya, malam "lailatul qadar" adalah malam yang sangat dinantikan saat Ramadhan, karena setiap amalan akan digandakan pahalanya berlipat ganda oleh Allah SWT.
Muhani, salah seorang warga setempat mengaku cukup senang dengan kegiatan ini.
Ia bisa bertemu dengan para tetangganya, untuk lebih memperkuat jalinan silaturahmi. "Kegiatan ini diikuti satu desa, dan tidak tiap hari kami bisa saling menyapa. Untuk itu, kami akan terus lestarikan acara ini, sambil berharap berkah dari malam ’lailatul qadar’," kata Muhani.
Warga memang tidak langsung makan di lokasi kantor desa itu, karena masih belum waktunya buka. Mereka membawa tumpeng itu pulang ke rumah masingt-masing untuk dimakan dengan keluarga.
Walaupun begitu, beberapa warga memang masih ada yang tetap bertahan di balai desa, menunggu berbuka puasa. Mereka merasa, makan dengan banyak orang, terlebih saat berbuka puasa akan lebih nikmat   

Reog Blitar dan Tari Merak Pukau Cheonan

Reog Ponorogo yang ditampilkan oleh group kesenian dari daerah Blitar. Dewan Kesenian daerah Blitar yang diketuai oleh Wima Bramantya, adalah yang menampilkan tarian Reog ini. Demikian informasi saya tambahkan, dari salah satu Manager yang ikut dalam rombongan ini yaitu Anastasia Rini Astiani. Di awal musim gugur tahun ini, mulai 28 September hingga 3 Oktober 2011 lalu, di kota Cheonan, Korea Selatan, berlangsung Festival tari dunia Cheonan World Dance Festival yang diikuti 22 negara, termasuk Indonesia yang menampilkan Reog Blitar dan Tari Merak.
Menurut Sapto Nugroho, jurnalis warga yang mengikuti rombongan tim kesenian Indonesia, Reog Blitar dan Tari Merak memukai warga Cheonan, sebuah wilayah di selatan Seoul yang bisa ditempuh dengan kereta, subway atau bus sekitar 1 jam 20 menit.
"Indonesia mengirimkan 21 penari dengan menampilkan grup Reog Blitar dan berkolaborasi dengan siswa-siswi SMA 70 Jakarta. Rombongan yang dipimpin Ida Riyanti sudah dipersiapkan sebelumnya di  Laboratorium Tari Indonesia pimpinan Wiwiek Widyastuti, yang juga ikut serta sebagai penasehat," tulis Sapto di Kompasiana, Sabtu (8/10/2011) hari ini.
Sapto menambahkan, festival tahunan di Cheonan ini juga dilombakan sehingga masing-masing peserta punya kesempatan mendapatkan penghargaan. Sebelum pentas tari di panggung, semua peserta ikut dalam parade di jalan utama di kota Cheonan, sehingga para pengunjung berkesempatan melihat semua tarian dari dekat dan bahkan sempat berfoto bersama.
Tentang penari Tari Merak Sapto menjelaskan, saat parade para penari mengaku kedinginan karena pakaian yang mereka kenakan cukup tipis, sementara udara Cheonan sekitar 20 derajat celcius saat parade dilakukan. "Untunglah setelah parade selesai tidak ada penari yang sakit sehingga bisa mengikuti lomba di hari berikutnya," tulis Sapto.
Penampilan Tari Reog dan Tari Merak menurut Sapto cukup memukau penonton dan para juri, sehingga tim Indonesia bisa memasuki tahap kedua atau tahap final. Pada hari terakhir Festival, grup atau rombongan tari dari Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai Juara Harapan II atau nomor urutan lima. Wakil dari Indonesia pun berhak mendapatkan piala.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More